Orang Indonesia Senang Tonton YouTube di Ponsel - Kompas.com
Sabtu, 4 Mei 2024

Kaleidoskop 2016

Kaleidoskop 2016

Simak rangkuman peristiwa, informasi, dan ulasan topik hangat yang terjadi selama tahun 2016..

Orang Indonesia Senang Tonton YouTube di Ponsel

Jumat, 17 Juni 2016 | 07:22 WIB
Oik Yusuf/ KOMPAS.com Presiden Direktur Ericsson Indonesia Thomas Jul saat memaparkan sejumlah hasil riset Ericsson di Jakarta, Kamis (16/6/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dibanding Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Australia, Orang Indonesia ternyata paling doyan nonton YouTube di smartphone-nya.

“Mengagetkan juga, di Indonesia pengguna smartphone paling doyan nonton YouTube,” ujar Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Thomas Jul dalam acara jumpa media yang digelar Ericsson di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

“Bukan Facebook, bukan Twitter, tapi YouTube yang nomor satu," imbuhnya.

Hal tersebut diungkap oleh Jul saat memaparkan analisa App Annie atas aplikasi smartphone Android terpopuler di masing-masing negara untuk periode Mei 2016.

Jul mengatakan, jumlah unique user aplikasi YouTube di Indonesia adalah yang tertinggi dibandingkan aplikasi lain.  Layanan video sharing itu pun menduduki urutan teratas dalam ranking 5 aplikasi smartphone terpopuler di Tanah Air, berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan.

BBM akan bertahan lama

Selain YouTube, empat aplikasi lainnya adalah Google dan tiga instant messenger, yakni WhatsApp, BBM, dan Line. BBM (BlackBerry Messenger) menduduki urutan ketiga aplikasi Android terpopuler, Pahadal, BBM tidak masuk dalam daftar 5 aplikasi terpopuler di lima negara lainnya.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Slide presentasi Ericsson mengenai 5 aplikasi smartphone terpopuler di Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Australia, berdasarkan analisa terhadap riset App Annie periode Mei 2016


Jul mengaku tidak tahu persis mengapa BBM bisa bertahan di Indonesia dan banyak dipakai oleh pengguna Android. Namun, dia mengatakan jumlah pemakai aplikasi chatting dari BlackBerry ini memang mengalami peningkatan begitu mulai dibuka untuk platform lain.

“Saya berasumsi penggunaannya (BBM) memang luas. Karena itu, BBM sepertinya akan bertahan selama beberapa waktu ke depan,” sebut dia.

Urutan 5 aplikasi smartphone terpopuler di masing-masing negara tampak berbeda-beda. WhatsApp menduduki tempat teratas di Malaysia dan Singapura, sementara Google Maps duduk di urutan pertama untuk negara Australia, tapi tidak ditemukan di daftar aplikasi terpopuler negara lain.

Google Maps terpopuler di Australia, saya tak tahu mengapa. Mungkin karena orang di sana gampang nyasar,” kata Jul sambil terkekeh.

Penulis: Oik Yusuf
Editor : Reska K. Nistanto