Hujan Deras Picu Longsor di Banjarnegara, Akses Jalan Tertutup

Selasa, 17 Desember 2019 | 18:23 WIB

Longsor menutup jalan nasional penghubung Kabupaten Banjarnegara-Wonosobo, Selasa (17/12/2019).KOMPAS.COM/DOK RAPI BANJARNEGARA Longsor menutup jalan nasional penghubung Kabupaten Banjarnegara-Wonosobo, Selasa (17/12/2019).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banjarnegara, menyebabkan sebuah tebing longsor di Desa Teki Dadi, Kecamatan Sigaluh, Jawa Tengah, Selasa (16/12/2019).

Akibatnya, ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, tak bisa dilewati kendaraan karena tertutup material longsor.

Baca juga: Hujan sejak Sore Hari, 2 Rumah Tertimbun Longsor

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara Arief Rahman mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kejadian tadi saat hujan deras, sekarang alat berat sedang meluncur ke lokasi. Ini masih assessment, yang jelas menutup jalan, saya masih di lokasi," kata Arief.

Arief mengatakan, meski tidak terlalu tinggi, material tebing tebing yang longsor menutup seluruh badan jalan.

"Kemacetan panjang sekitar 4 kilometer tak terhindarkan. Petugas di lokasi sedang mengevakuasi material tebing supaya jalan dapat dilewati kendaraan," tuturnya.

Baca juga: Kerugian akibat Banjir dan Longsor di Limapuluh Kota Mencapai Rp 51,8 Miliar

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih panjang, kata Arief, kendaraan dari arah Wonosobo maupun Banjarnegara dialihkan melalui jalur alternatif.

"Ada alternatif jalan lain, kendaraan kami arahkan lewat jalur utara sungai," kata Arief.


Penulis : Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain
Editor : Dony Aprian