Hasil Otopsi Jenazah Driver Ojol di Brebes, Korban Dianiaya Sebelum Meninggal

Jumat, 11 Juni 2021 | 18:08 WIB

Petugas dari Polsek Kersana melihat kondisi penemuan mayat tanpa identitas yang ditemukan di flyover Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (9/6/2021).Tresno Setiadi/kompas.com Petugas dari Polsek Kersana melihat kondisi penemuan mayat tanpa identitas yang ditemukan di flyover Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (9/6/2021).

BREBES, KOMPAS.com - Pihak kepolisian merilis hasil otopsi terhadap jenazah Slamet Ariswanto (33), driver ojek online yang tewas diduga korban begal di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kepala Satreskrim Polres Brebes AKP Handi Handoko menyatakan, korban sempat dianiaya oleh pelaku.

Pasalnya, ditemukan adanya luka akibat benda tumpul di kepala Slamet.

"Hasil otopsi penyebab meninggalnya korban mengalami luka kepala bagian belakang akibat kekerasan benda tumpul," kata Handi kepada wartawan di Mapolres Brebes, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Duka Istri Driver Ojol yang Tewas dengan Tubuh Terbakar di Flyover Brebes: Saya Berusaha Ikhlas

Tak hanya itu, hasil pemeriksaan juga ditemukan luka bakar di tangan, kaki, dan sebagian wajah.

"Ada juga luka patah tulang dasar tengkorak, dan patah tulang belakang. Jadi sebelum dibakar, korban dianiaya dulu," imbuhnya.

Kepolisian, kata Handi, masih terus berusaha mengungkap kasus tersebut. Terduga pelaku pembunuhan juga masih diburu.

"Tim Resmob masih di lapangan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Doakan semoga pelaku segera ditangkap," katanya.

Baca juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Flyover Brebes, Sebagian Tubuhnya Gosong

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria tanpa identitas yang ditemukan warga di ruas Flyover Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (9/6/2021) ternyata seorang driver ojek online (ojol).

Pria tersebut bernama Slamet Ariswanto (33), warga Desa Dampyak Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Slamet diduga merupakan korban pembegalan. Dugaan itu muncul setelah sepeda motor dan barang-barang berharga miliknya raib.

Kepastian identitas korban itu diungkapkan istrinya Mardiani (32) saat menjemput jenazah suaminya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes, Kamis (10/6/2021).

Mardiani dan keluarganya datang didampingi ratusan driver ojol rekan suaminya. Tampak raut kesedihan dari keluarga korban dan driver lainnya.

Rekan Slamet, Sugihartono yang juga driver ojol, mengaku terakhir kali melihat korban sedang membawa penumpang di titik penjemputan perempatan Pasific Mal Kota Tegal, Rabu (8/6/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Penumpangnya bawa tas ransel hitam tujuan Tanjung, Brebes," kata Sugihartono kepada wartawan di RSUD Brebes, Kamis (10/6/2021).


Penulis : Kontributor Tegal, Tresno Setiadi
Editor : Dony Aprian