Gojek Mulai Aktifkan Lagi GoRide di Bekasi

Kamis, 9 Juli 2020 | 11:26 WIB

Ilustrasi GojekShutterstock Ilustrasi Gojek

BEKASI, KOMPAS.com – Memasuki masa new normal, layanan ojek daring GoRide mulai aktif kembali di Kota Bekasi hari ini. Namun Gojek memastikan layanan ini mengedepankan protokol Covid-19 melalui inisiatif Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan atau J3K.

VP Region West Java dan Banten Gojek, Becquini Akbar mengatakan, inisiatif J3K dihadirkan tanpa ada biaya tambahan dari konsumen GoRide. Selain itu, Gojek juga mewajibkan penggunaan masker dan hand sanitizer serta pengecekan suhu tubuh bagi mitra pengemudi.

“Pengecekan suhu tubuh bagi mitra driver (tersedia) di 200 titik Posko Aman J3K di berbagai kota besar termasuk 6 titik di Bekasi,” ungkap Becquini melalui siaran media, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Mulai Hari ini, GoRide Bisa Digunakan Pelanggan Gojek di Depok

Pengecekan suhu tubuh ini pun berlaku bagi karyawan mitra usaha GoFood. Gojek secara konsisten juga memberikan informasi prosedur kesehatan kepada pelanggan melalui shuffle card di aplikasi Gojek.

J3K merupakan program Gojek untuk memastikan kebersihan ekosistem, salah satunya dengan membuat Posko Aman J3K sebagai tempat melakukan disinfeksi kendaraan dan helm, pendistribusian masker, hairnet, dan hand sanitizer bagi para mitra pengemudi.

Upaya lain dalam menjaga kebersihan adalah dengan menerapkan protokol kebersihan bagi mitra usaha GoFood. Mitra GoFood diimbau untuk menyediakan wastafel dan hand sanitizer bagi mitra pengemudi, dan menjaga makanan tetap higienis.

“Pada layanan GoFood, kami juga menyediakan daftar outlet mitra yang secara konsisten menerapkan penggunaan masker dan pengecekan suhu bagi karyawan, serta penggunaan segel pengaman pada kemasan,” ujar Becquini.

Inisiatif J3K juga memungkinkan pengguna melihat informasi suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mereka melalui aplikasi. Selain itu, untuk menjaga keamanan Gojek menerapkan sekat pelindung di GoCar dan GoRide (tahap uji coba).

Di masa new normal ini, Gojek mendorong agar pelanggan dapat mengutamakan transaksi menggunakan GoPay untuk menghindari kontak fisik.

Baca juga: Co-Founder Gojek: yang Kami Lakukan Mungkin Tidak Cukup Mengurangi Kekecewaan Kalian


Penulis : Kiki Safitri
Editor : Erlangga Djumena