Kompas.com
Minggu, 7 Juli 2024

Rayakan Perbedaan

TAG

Sekitar 1.000 Tenaga Medis di Maluku Belum Mendaftar Vaksinasi Covid-19

Jumat, 29 Januari 2021 | 22:20 WIB
Ketua Harian Satgas Penanhanan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul SelangKOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Ketua Harian Satgas Penanhanan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang

 

AMBON, KOMPAS.com - Ketua Harian Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang mengatakan, sebanyak 13.000 tenaga medis telah mendaftar untuk menjalani vaksinasi tahap pertama.

Namun, masih ada sekitar 1.000 tenaga medis yang belum mendaftar.

"Kita punya tenaga medis yang SDMK ini kan ada kurang lebih 14.000-an, dari 14.000-an itu yang sudah mendaftar ada 13.000, " kata Kasrul di Ambon, Jumat (29/1/2021).

Kasrul mengungkapkan, tak semua tenaga medis di Maluku yang menjalani vaksinasi tahap pertama.

Menurutnya, ada tenaga medis yang tidak bisa mengikuti vaksinasi karena memiliki penyakit bawaan. Mereka dianggap sebagai pihak yang tak memenuhi syarat menerima vaksin.

Baca juga: Pukul Petugas Pemakaman karena Jenazah Pasien Covid-19 Tertukar, 2 Orang Ditangkap, Begini Kronologinya

"Jadi ada tiga kategori, ada (tenaga medis).yang berhasil divaksin ada yang ditunda dan ada yang dibatalkan," ujarnya.

Tenaga medis yang memenuhi persyaratan akan menjalani vaksinasi. Sementara yang tak memenuhi syarat akan ditunda.

"Artinya kalau ditunda  misalnya hari pertama ada hipertensi, tekanan darah tinggi berarti ditunda dulu, dua tiga hari baru lanjut lagi," ungkapnya.

"Kalau dibatalkan memang sudah tidak bisa, misalnya ada penyakit bawaan inveksi saluran pernafasan tidak bisa disuntik nanti dibatalkan karena dengan komorbit tidak bisa pada tahap ini," tambah Kasrul.

Page:

Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Dheri Agriesta