Kompas.com
Minggu, 7 Juli 2024

Rayakan Perbedaan

TAG

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Rabu, 28 Oktober 2020 | 05:39 WIB
Kapolsek Jenu, Tuban, AKP Rukimin memasang garis polisi untuk menutup akses masuk lokasi wisata pantai cemara, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Minggu (25/10/2020)KOMPAS.com/Istimewa Kapolsek Jenu, Tuban, AKP Rukimin memasang garis polisi untuk menutup akses masuk lokasi wisata pantai cemara, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Minggu (25/10/2020)


TUBAN, KOMPAS.com - Polisi menutup lokasi wisata pantai cemara, di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjelang libur panjang akhir bulan oktober 2020.

Wisata pantai cemara yang berada di sebelah barat terminal Tuban, Jawa Timur, tersebut tidak diperkenankan beroperasi untuk sementara waktu.

Polisi memasang garis polisi pada dua titik akses masuk lokasi wisata pantai cemara agar para pengunjung tidak bisa masuk.

Kapolsek Jenu, AKP Rukimin, mengatakan, penutupan dan pemasangan garis polisi di lokasi wisata pantai cemara tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari lalu.

Baca juga: Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Pihaknya terpaksa menutup sementara lokasi wisata pantai cemara, lantaran digunakan kegiatan yang melanggar ketertiban umum dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Sudah tiga hari ini, lokasi pantai cemara kita tutup dan pasang garis polisi," kata AKP Rukimin, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, sebelum ditutup dan dipasang garis polisi, pada Minggu (25/10/2020), ada sekitar 30 unit kendaraan truk sedang berkumpul di lokasi wisata pantai cemara, Tuban.

Saat itu, ada anggota komunitas yang balapan sesama truk dan direkam oleh sesama anggota komunitas. Lalu, videonya viral dan beredar melalui pesan berantai whatsapp.

Dalam tayangan video tersebut, terlihat dua kendaraan truk dengan muatan banyak orang sedang balapan di bibir pantai dan salah satu truk terguling bersama penumpangnya.

"Itu ada truk muatan banyak orang balapan dan terguling, beruntung tidak ada korban, coba kalau ada korban yang meninggal, kan bisa berbahaya," terangnya.

Page:

Penulis: Kontributor Tuban, Hamim
Editor : Robertus Belarminus