Uang hingga Rumah Jadi Bonus Atlet Indonesia di Asian Games 2018

By M. Hafidz Imaduddin - Selasa, 28 Agustus 2018 | 16:58 WIB
Pesilat Indonesia peraih medali emas Puspa Arumsari berpose usai upacara penyerahan medali nomor tunggal putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (27/8/2018).
Pesilat Indonesia peraih medali emas Puspa Arumsari berpose usai upacara penyerahan medali nomor tunggal putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (27/8/2018). (ANTARA FOTO/INASGOC/MELVINAS PRIANANDA)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi, menjanjikan akan memberikan apresiasi berupa hadiah kepada atlet yang berhasil meraih medali pada Asian Games 2018.

Imam Nahrawi menyebut apresiasi dari pemerintah pusat adalah uang, rumah, hingga pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Menurut Menpora, besaran uang bonus yang didapatkan peraih medali akan disesuaikan dengan nomor cabang olahraganya.

"Soal bonus, pemerintah sudah menyiapkan, menganggarkan dan mendata, bahwa satu keping medali emas bagi individu Rp 1,5 miliar. Untuk ganda, masing-masing Rp 1 miliar. Bagi tim, masing-masing Rp 800-900 juta," kata Imam Nahrwai dikutip dari BolaSport.com.

Baca juga: Rekap Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2018 - Indonesia Raih 2 Medali Emas

Imam Nahrawi juga menjelaskan bahwa yang diberi bonus tidak hanya peraih medali emas, tetapi juga perak dan perunggu. Selain itu, tim pelatih juga akan mendapatkan hadiah, tetapi dengan kisaran jumlah yang berbeda dengan atlet.

"Besaran bonus buat pelatih dan asisten peraih perak dan perunggu dalam pejelasan berikutnya akan saya sampaikan karena terkait angka dan persentasenya berbeda. Karena ketika berbicara tim, maka satu sama lain berbeda. Masing-masing ada persentasenya. Nanti akan saya sampaikan lebih detail lagi," kata Imam.

Terkait dengan hadiah rumah, Imam Nahrawi menyebut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) yang akan memberikan.

Adapun untuk pengangkatan PNS, Imam Nahrawi sudah memastikan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) bahwa atlet yang akan diangkat ditempatkan di Kemenpora.

Imam Nahrawi kemudian menjelaskan bahwa pemberian hadiah akan dilaksanakan setelah perhelatan Asian Para Games 2018. Ajang olahraga tertinggi Asia untuk penyandang disabilitas ini sendiri akan diselenggarakan pada 6-13 Oktober di Jakarta.

Baca juga: Profil Jonatan Christie, Peraih Medali Emas Bulu Tangkis Asian Games 2018

"Pencairan yang pasti setelah Asian Para Games. Pemerintah mengeluarkan kebijakan tentang persamaan bonus, dan bonus bagi Asian Games dan Para Games itu sama. Karena sama, maka kita berharap setelah Asian Para Games persis, langsung (transfer) ke rekening tanpa potongan pajak, langsung ke rekening atlet maupun pelatih," kata Imam Nahrawi.

Selain bonus dari pemerintah pusat, para atlet berprestasi pada Asian Games 2018 juga akan mendapatkan bonus dari pemerintah daerah sesuai asal atlet tersebut.

Hingga hari ke-10 Asian Games 2018, Selasa (28/8/2018), kontingen Indonesia total sudah meraih 70 medali dengan rincian 24 emas, 18 perak, dan 28 perunggu.

Editor : Eris Eka Jaya
Sumber : BolaSport
Artikel Terkait


Perolehan Medali

Negara Emas Perak Perunggu Total
China-flag China 132 92 65 289
Jepang-flag Jepang 75 56 74 205
Korea Selatan-flag Korea Selatan 49 58 70 177
Indonesia-flag Indonesia 31 24 43 98
Uzbekistan-flag Uzbekistan 21 24 25 70
Iran-flag Iran 20 20 22 62
Chinese Taipei-flag Chinese Taipei 17 19 31 67
India-flag India 15 24 30 69
Kazakhstan-flag Kazakhstan 15 17 44 76
Korea Utara-flag Korea Utara 12 12 13 37
Lihat Selengkapnya
Close Ads X