Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 12:09 WIB
Topik Hari Ini : KONTROVERSI POLSEK TAMALATE
Anggota Kompolnas Adrianus Eliasta Meliala menyatakan bahwa Polsek Tamalate di Makassar, Sulawesi Selatan tak seharusnya terima hibah gedung.
Sabtu, 7 Juli 2012 | 00:17 WIB
Kebijakan Kepolisian yang menerima bantuan dana dari dua pengusaha Makassar harus ada pemeriksaan, sebab kemungkinan ada indikasi gratifikasi.
Jumat, 6 Juli 2012 | 18:45 WIB
Lahan seluas 1.411 meter persegi yang digunakan sebagai markas Polsekta Tamalate di Jl Danau Tanjung Bunga, Makassar ternyata bersengketa.
Jumat, 6 Juli 2012 | 11:15 WIB
Polda Sulsel tidak hanya menerima sebidang tanah dan bagunan Polsekta Tamalate. Ada hibah lain dengan total nilai hibah sebesar Rp 7,8 miliar.
Jumat, 6 Juli 2012 | 10:29 WIB
Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane berharap pembangunan gedung Polsekta Tamalate tak dijadikan alat untuk menutupi kasus.
Kamis, 5 Juli 2012 | 20:17 WIB
Bantuan pengusaha yang bersifat personal maupun institusional ke polisi, keduanya tetap bersifat mengikat secara psikologis dan politis.
Kamis, 5 Juli 2012 | 18:49 WIB
Belasan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia UMI menyindir dengan mengumpulkan sumbangan di depan kampusnya untuk membangun Polsekta Tamalate.
Kamis, 5 Juli 2012 | 16:53 WIB
Sumbangan dua pengusaha untuk pembangunan gedung Polsekta Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan merupakan hibah atas dasar kepedulian masyarakat.
Kamis, 5 Juli 2012 | 16:29 WIB
Sumbangan dua pengusaha untuk pembangunan gedung Polsekta Tamalate, Makassar, dapat disebut gratifikasi dan bisa mempengaruhi netralitas polisi.
Kamis, 5 Juli 2012 | 14:21 WIB
Hibah lahan 1.411 meter persegi dan pembangunan markas baru yang megah senilai Rp 1,5 miliar dianggap sebagai gratifikasi dan merusak netralitas.
Kamis, 5 Juli 2012 | 09:32 WIB
Pengusaha tersebut, Ricky Tandiawan mewakafkan tanahnya 1.411 meter persegi dan Hj Najmiah Muin mendirikan bangunan Polsekta Rp 1,8 miliar
Selasa, 3 Juli 2012 | 20:09 WIB