Tago: Setelah Pertandingan, Taufik Kembali Jadi Idolaku

Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Kamis, 24 Mei 2012 | 17:57 WIB
|
Share:
AFP
Pemain Jepang, Kenichi Tago (kiri), bersalaman dengan Taufik Hidayat.

WUHAN, KOMPAS.com — Kenichi Tago mengakui, dirinya harus menghilangkan rasa kagum dan hormat kepada Taufik Hidayat saat mereka bertarung di babak perempat final Piala Thomas, Rabu (23/5/2012), di Wuhan, China. Pasalnya, hanya dengan hal tersebut dia bisa mengalahkan Taufik, yang merupakan pemain idolanya.

Tago, yang merupakan tunggal kedua Jepang, ikut memberikan kontribusi bagi negaranya yang sukses menyingkirkan Indonesia di babak delapan besar tersebut. Dia menyumbang poin setelah menang 21-12, 21-17 atas Taufik, sebelum Jepang unggul 3-2 atas Indonesia.

"Taufik adalah idolaku. Tetapi, karena Piala Thomas adalah sebuah kompetisi tim, yaitu negara melawan negara di atas lapangan, maka saya melihatnya sebagai musuhku," ujar pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut, yang kini menempati peringkat kedelapan dunia.

"Tetapi, setelah pertandingan dia kembali menjadi idolaku," tambah Tago, yang sepanjang karier untuk kedua kalinya menaklukkan Taufik.

Sementara itu, Taufik mengakui, hal yang wajar jika seorang pemain muda mengalahkan dirinya, yang sudah 30 tahun. Tetapi, peraih medali emas Olimpiade Athena ini tak terima jika yang mengalahkan dirinya adalah pemain muda negara lain, bukan dari Indonesia.

"Jika saya kalah dari seorang pemain muda Indonesia, saya bahagia. Tetapi, saya tidak senang kalah dari seorang pemain muda Jepang," ujar Taufik, yang juga memuji ketenangan dan kontrol Tago sepanjang pertandingan.

Keberhasilan mengalahkan Indonesia membuat Jepang lolos ke semifinal. Selanjutnya, mereka akan bertemu tuan rumah sekaligus juara bertahan, China, yang lolos setelah menyingkirkan Malaysia.

"Jepang tidak pernah menang lawan China sehingga sulit untuk mengatakannya (untuk semifinal). Tetapi, para pemain Jepang punya daya juang yang tinggi," ujar pemain ganda pertama China, Noriyasu Hirata, yang bersama pasangannya, Hirokatsu Hashimoto, menaklukkan ganda pertama Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan.

JADWAL PERTANDINGAN

THOMAS CUP

Selengkapnya

Jerman vs Korea Selatan

Rabu, 23 Mei 2012

Jepang vs Indonesia

Rabu, 23 Mei 2012

UBER CUP

Selengkapnya

Korea Selatan vs Jerman

Selasa, 22 Mei 2012

Taiwan vs Thailand

Selasa, 22 Mei 2012

HASIL PERTANDINGAN

THOMAS CUP

Selengkapnya

Jerman vs Korea Selatan

0-0

Jepang vs Indonesia

0-0

China vs Indonesia

5-0

Denmark vs Malaysia

3-2

UBER CUP

Selengkapnya

Korea Selatan vs Jerman

5-0

Taiwan vs Thailand

3-2

China vs Indonesia

5-0

Jepang vs Denmark

3-2