Selasa, 23 September 2014
Selamat Datang   |      |  

Sepak Takraw Raih Emas pada Hari Terakhir


Susi Ivvaty | Nasru Alam Aziz | Senin, 21 November 2011 | 17:51 WIB
|
Share:
Kompas/IVV Novrizal (kiri), Saiful Rijal, dan Yudi Purnomo.

PALEMBANG, KOMPAS.com — Cabang sepak takraw akhirnya meraih medali emas pada laga terakhir, Senin (21/11/2011) di arena SEA Games, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Duo Indonesia, Yudi Purnomo dan Saiful Rizal, menumbangkan duo Myanmar, Aung Zaw Zaw dan Un Si Thu, dengan skor 3-2 (15-10, 9-15, 15-8, 17-15).

Medali perunggu dikalungkan kepada tim Filipina dan Laos. Satu-satunya emas yang diraih pada hari terakhir pertarungan ini menjadi pelipur lara setelah lima emas lain gagal direbut. Empat emas nomor regu putra dan putri serta nomor tim putra dan putri direbut Thailand.

Adapun satu emas nomor ganda putri digaet Vietnam. Atas hasil ini, sepak takraw Indonesia meraih satu emas, tiga perak, dan dua perunggu. Emas sepak takraw ini juga mengakhiri penantian selama 40 tahun sejak Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia didirikan. Sejak kali pertama mengikuti SEA Games, yakni tahun 1977 di Kuala Lumpur, sepak takraw selalu meraih perak sebagai medali tertinggi.

Tim pelatih, pengurus, dan para pemain tidak kuasa menahan rasa haru atas hasil yang diraih Rijal dan Yudi, dengan pemain cadangan Novrizal. "Saya belum bisa ngomong. Sejak 40 tahun sepak takraw berdiri dan sejak 34 tahun ikut SEA Games, baru kali ini dapat emas," kata Manajer Tim Sepak Takraw Indonesia Usep Saprudin, yang tidak kuasa menahan air matanya.

PEROLEHAN MEDALI

No Negara
Emas Perak Perunggu
1 Indonesia 182 151 143
2 Thailand 109 100 120
3 Vietnam 96 92 100
4 Malaysia 59 50 81
5 Singapore 42 45 73
6 Philipines 36 56 77
7 Myanmar 16 27 37
8 Laos PDR 9 12 36
9 Cambodia 4 11 24
10 Timor Leste 1 1 6
11 Brunei Darussalam 0 4 7