Menpora Minta Ketua Suporter Bola Beri Contoh Bagi Anggotanya

By Kontributor Pangkalpinang, Heru Dahnur - Senin, 2 Juli 2018 | 08:04 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi buka puasa bersama dengan atlet Asian Para Games 2018 di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/5/2018).
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi buka puasa bersama dengan atlet Asian Para Games 2018 di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/5/2018). (KOMPAS.com/Labib Zamani)

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berharap kepolisian memproses hukum pelaku penganiayaan anaknya.

Proses hukum dinilai akan memberi efek jera sekaligus peringatan bagi para suporter agar menghindari tindakan kekerasan.

"Ya saya harap proses hukum dilakukan. Ini agar hadir suporter damai," kata Imam seusai menghadiri MXGP di Pangkal Pinang, Minggu (2/7/2018).

Imam mengungkapkan, siapapun pelaku penganiayaan harus ditindak dengan baik secara adil. Termasuk ketua dari suporter diharapkan memberi contoh yang baik pada anggota mereka.

Baca juga: Menpora Minta Kasus Penganiayaan Anaknya Tetap Diproses

Terkait pelaku yang sudah ditangkap dan kemudian dilepaskan, Imam menilai itu sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian.

Dugaan penganiayaan menimpa putra Imam Nahrawi saat diminta turun oleh sejumlah suporter Persija Jakarta, Jackmania dari tribun penonton.

Setelah dimintai keterangan di kantor polisi, pelaku dikenakan wajib lapor karena dianggap ranah pelanggaran ringan.

Kompas TV Salah seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Yogyakarta menjadi korban salah sasaran pelaku penganiayaan.



Editor : Reni Susanti
Artikel Terkait


Close Ads X