Fiat-Chrysler Siapkan Produk Kolaborasi

Rabu, 14 Januari 2015 | 10:00 WIB
Forbes.com Plang kantor pusat baru di buka di London, Inggris.

Detroit, KompasOtomotif - Fiat Chrysler Automobiles (FCA) mengaku tengah dalam pembicaraan serius dengan pabrikan otomotif lain untuk mengembangkan kendaraan baru dan teknologi, terutama dalam menurunkan gas buang karbondioksida. Hal tersebut disampaikan langsung Sergio Marchionne, CEO FCA dilansir Reuters (13/1/2015).

Marchionne menampik pertanyaan di ajang Detroit Auto Show yang menyebutkan kalau FCA berencana merger dengan perusahaan lain. Tapi, kondisi stok yang rendah saat ini di perusahaan, memunculkan presepsi dari sejumlah investor yang menganggap FCA terlalu membuang modal dalam mengembangkan teknologi sendirian. Contohnya mesin 4 slinder baru misalnya.

Rumor mengatakan, kalau FCA tengah melakukan pembicaraan dengan PSA Peugeot-Citroen dan Grup Volkswagen menyangkut kemungkinan peleburan perusahaan. Kedua kabar itu tidak dibenarkan oleh pabrikan Perancis dan Jerman itu.

Lembaga peneliti global Fitch Ratings menyatakan, konsolidasi lanjutan di dunia otomotif global sepertinya akan melibatkan beberapa pabrikan asal Eropa, termasuk FCA, PSA, dan Volkswagen. Kebutuhan akan insentif, devirsifikasi pasar, perbedaan ekonomi, siklus industri, dan biaya pengembangan produk baru jadi alasan utamanya.

Dalam skema kerjasama ini, Volkswagen bisa berperan sebagai pelaku konsolidasi, sedangkan FCA dan PSA yang punya kekuatan kredit lebih lemah, semakin memicu perlunya aliansi kerja sama demi mempertahankan posisinya di pasar otomotif global.

"Kami percaya kalau ambisi FCA untuk tumbuh bisa mendorong pihak manajemen perusahaan dan pemegang saham utama mempertimbangkan, mitra global baru untuk bersama-sama tumbuh dan memperluas pasar," tulis Fitch Ratings.

Tahun ini, Marchionne berharap pasar mobil di Eropa, Brasil, dan Amerika Serikat bisa naik setidaknya satu digit dari 2014. FCA sendiri menargetkan penjualan lebih dari 5 juta unit tahun ini, naik dari target semula hanya 4,7 juta unit.

Penulis : Agung Kurniawan
Editor : Azwar Ferdian