Selasa, 23 Desember 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.comCetakePaperBolaEntertainmentGamesTeknoOtomotifFemaleHealthPropertiForumKompasianaImagesMobileKompasKarierPasangIklanGramediaShop
News REI

Nawir: REI Ke Depan Akan Lebih ASIK

Kamis, 11 November 2010 | 06:12 WIB
Robert Adhi Ksp/KOMPAS
M Nawir, calon Ketua Umum DPP REI 2010-2013

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu calon ketua umum DPP REI dan Ketua Komite Tetap Rusun DPP KADIN, Muhammad Nawir, berjanji akan membawa REI lebih "asik" jika dirinya terpilih sebagai Ketua Umum DPP REI periode 2010-2013. Ada tiga hal yang menjadi program utamanya saat terpilihnya nanti.

"REI ke depan mau dibuat lebih asik. Asik ini akronim," ucap Nawir, Rabu (10/11/2010), di sela-sela acara Munas REI, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Asik yang menjadi jargon kampanyenya dalam merebut REI 1 rupanya singkatan dari Anggota, Stakholder, International Program, dan Kaderisasi. "Kepentingan anggota jadi prioritas utama kepengurusan REI mendatang," ucap jebolan Teknik Sipil ITS ini.

"Selanjutnya, para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam sektor properti seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Perumahan Rakyat, Jamsostek, dan lainnya akan ditangani dengan lebih intesif dan profesional sehingga kebijakan akan lebih kondusif untuk sektor riil properti," janjinya.

Di bidang program internasional, Nawir mengaku akan digunakan secara maksimal bagi kepentingan anggota. Di bidang kadersiasi, di bawah Nawir, keanggotaan REI akan senantiasa berkesinambungan dalam suatu keharmonisan.

Selain jargon kampanyenya yang berfilosofi tersebut, Nawir mengaku sudah merangkum tiga langkah utama yang terangkum dalam trisula program. Pertama, reventura program untuk memikirkan pembiayaan perusahaan pengembang di Indonesia terutama bagi pengembang kelas menengah ke bawah.

"Kedua, dengan membentuk klinik bisnis yang akan sharing knowledge di lingkungan para anggota yang membutuhkan," ucap Nawir.

Terakhir, adalah dengan membentuk tim lobi dan profesional yang mengikuti setiap regulasi di tanah air sehingg kebijakan bisa mendukung sektor ril properti dan pada akhirnya berkontribusi bagi peningkatan pertumbungan ekonomi nasional.

"Kami akan yakinkan pemerintah bahwa propeti punya multiplayer effect paling besar dibandingkan sektor lain. Ada 100 lebih industri terkait dengan sektor properti," ucapnya.

Selain program-program tersebut, Nawir juga menyoroti permasalahn pelaksanaan PP Nomor 11 tahun 2010 yang masih mengkhawatirkan pihak pengembang dan permasalahan kepemilikan asing yang patut didorong untuk mengembangkan pasar properti tanah air.

Bagaimana dengan peluang menjadi Ketua Umum? "Insyallah peluangnya masih meningkat hingga jam ini sehingga kami masih optimis untuk mendapat dukungan supporter lebih banyak lagi," tandasnya.

Adapun, Nawir yang merupakan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Wika) Realty ini sudah aktif berorganisasi dan pernah menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil ITS. Dan kini, ia pun tengah menjadi kandidat peraig gelar Doktor dalam bidang Strategic Management di Universitas Indonesia. (Sabrina Asril)
 

Penulis: C10-10   |   Editor: R Adhi KSP    Loading...
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
cari
 
Area
harga