Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kembali ke Index
Kaos dan Baju Batik Printing Murah diserbu
Rabu, 23 September 2009 | 20:54 WIB
KOMPAS/ENY PRIHTIYANI
Hasil karya batik tulis Dusun Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul. Dusun Giriloyo mulai dikenal sebagai desa wisata. Para pelancong dapat menjelajah desa dan belajar membatik di sana.
TERKAIT:

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kaos dan baju murah di Malioboro diserbu pemudik. Harga yang miring dianggap cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Ika penjual kaos, dan Ibu Sodian penjual baju batik printing, di Malioboro bisa menjual lebih 100 potong per hari.

Dengan harga kaos Rp 15.00-25.000 dan baju/celana batik Rp 10.000-30.000, memang cocok untuk oleh-oleh. Andreas, pemudik asal bekasi memborong 30 kaos dan 20 baju batik disana. "Yang penting cukup terlihat ini oleh-oleh dari Yogya. Kualitas, sih, nomor dua," katanya, Rabu (23/9).

Ika dan Ibu Sofian mengatakan, menghadapi lebaran memang sengaja menstok banyak. "Minimal tiap hari saya menambah 1.500 pakaian," ujar Ibu Sofian. Hal senada disampaikan Ika.

Penulis: PRA   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.