Minggu, 26 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
» Home

Pengungsi Gunung Kidul Masih Bertahan
Laporan wartawan KOMPAS Mawar Kusuma Wulan
Senin, 15 November 2010 | 17:36 WIB
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Ilustrasi pengungsi Merapi.

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Pengungsi Gunung Merapi di Kabupaten Gunung Kidul masih bertahan. Hingga Senin (15/12), jumlah pengungsi yang pulang ke rumah cenderung hanya sedikit. Hasil pendataan pengungsi dari Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul menunjukkan jumlah pengungsi yang bertahan di Gunung Kidul sekitar 12 ribu orang.

Para pengungsi di Gunung Kidul tersebar di posko induk rest area Hutan Bunder hingga ke rumah-rumah warga di pelosok pedesaan. Jumlah pengungsi yang pulang tidak signifikan. Mereka bertahan hingga situasi Gunung Merapi benar-benar aman, kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul Azis Shaleh.

Pengungsi yang mayoritas berasal dari Cangkringan, Sleman mengaku betah di lokasi pengungsian Gunung Kidul. Apalagi mereka mengungsi dengan membawa serta ternak sapi perah. Kepala Dinas Peternakan Gunung Kidul R. Setiawan mengaku telah memeriksa kesehatan sapi yang dibawa pengungsi.

Meskipun mengalami stres karena suhu udara yang lebih panas, sapi-sapi tersebut tergolong sehat. Hingga kini, produksi susu sa pi juga belum maksimal. Produksi sapi selama di pengungsian hanya dikonsumsi oleh pengungsi dan tidak dijual.

Pada akhir pekan ini, pemerintah kabupaten Gunung Kidul juga mengajak sekitar 100 anak pengungsi di rest area Hutan Bunder untuk berwisata ke taman bermain anak Kids Fun. "Mereka berwisata tanpa dipungut biaya. Agar tidak jenuh di pengungsian," tambah Azis. 

Editor: R Adhi KSP   |   Loading...
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.