Ekspor Yamaha Xabre Melesat - Kompas.com
Senin, 1 Juli 2024

Kaleidoskop 2016

Kaleidoskop 2016

Simak rangkuman peristiwa, informasi, dan ulasan topik hangat yang terjadi selama tahun 2016..

Ekspor Yamaha Xabre Melesat

Selasa, 20 September 2016 | 11:52 WIB
KompasOtomotif-Donny Apriliananda Yamaha Xabre, model sport dengan desain radikal.


Jakarta, KompasOtomotif
– Yamaha Xabre mulai menemukan pasar di luar negeri setelah produk bikinan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) itu makin banyak diekspor.

Dilihat dari data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), Juli 2016, model yang mengadopsi gaya supermoto itu dilepas 100 unit ke pasar luar negeri. Bulan lalu, Xabre diangkut 1.400 unit ke Vietnam dan Filipina sebagai negara tujuan utama ekspor.

Artinya, pertumbuhan ekspor Xabre dibanding bulan lalu sebesar 1.300 persen. Pertumbuhan signifikan ini menunjukkan permintaan luar negeri terhadap produk Indonesia semakin besar.

Ini juga menunjukkan kualitas produk lokal Yamaha makin sudah diakui di pasar global. Tak hanya kawasan Asia Tenggara, tapi juga negara-negara maju macam Jepang, Amerika, juga negara-negara di Eropa serta Amerika Selatan.

”Sudah dua bulan kami melakukan ekspor Xabre ke Vietnam dan Filipina dengan nama TFX150. Kuota ekspornya memang jauh bertambah kalau dibandingkan dengan bulan pertama. Ke depan kami coba menjaga hubungan dengan mereka agar aktivitas ekspor tetap berjalan dengan baik,” ucap Mohammad Masykur, Asisten GM Pemasaran YIMM.

Model lain
Lonjakan ekspor tidak hanya terjadi untuk Xabre. Tipe lain yang diekspor pabrikan berlogo garpu tala itu juga mengalami peningkatan. Ada tiga model yang menanjak, yakni NMAX, R25, dan MX King.

Skutik gambot Yamaha NMAX bulan Agustus ini saja diekspor 4.960 unit atau meningkat 7,8 persen dibanding Juli sebesar 4.600 unit.

Sejalan dengan peningkatan ekspor NMAX, dua model favorit ekspor lainnya R25 dan MX King juga meningkat. R25 yang bulan Juli dilepas 2.200 unit, Agustus ini diekspor 2.560 unit. Sedangkan MX King di bulang Agustus mengalami peningkatan ekspor sebesar 11 persen.

Penulis: Donny Apriliananda
Editor : Agung Kurniawan