Selasa, 2 September 2014
Selamat Datang   |      |  
Berbahaya, Gunung Rinjani Tidak Boleh Didaki
Penulis: IGN sawabi | Editor: Abi
A- A. A+

KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Puncak Gunung Rinjani (kiri) dengan Gunung Baru di bagian kaldera (bawah).

MATARAM, KOMPAS.com — Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) akan menutup jalur pendakian menuju Gunung Rinjani, di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai 15 Januari-31 Maret 2010, karena cuaca buruk dan dinilai berbahaya bagi keselamatan pengunjung.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, BTNGR, Ketut Linggih, di Mataram, Rabu (13/1/2010), mengatakan, rencana penutupan jalur pendakian tersebut dilakukan setelah mendapatkan laporan tentang kondisi cuaca yang tidak kondusif di kawasan Gunung Rinjani.

Berdasarkan laporan Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (TN) Wilayah I di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, dan Wilayah II di Kecamatan Selong, Lombok Timur, cuaca di kawasan Gunung Rinjani sudah tidak kondusif yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang.

"Dari laporan yang kami terima, cuaca di kawasan Gunung Rinjani sudah tidak kondusif dan berbahaya untuk aktivitas pendakian," ujar Linggih.

Ia menyebutkan, jumlah jalur pendakian yang ditutup sebanyak empat jalur yakni jalur pendakian Torean di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara; jalur Senaru di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara; jalur pendakian Timbanuh, di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur; dan jalur pendakian Sembalun, di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Sumber : KOMPAS.ccom
 
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan untuk kirim komentar Anda

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.