PKS: Kata Aher, Semua Parpol Dapat Dana Bansos

Sabrina Asril | Palupi Annisa Auliani | Rabu, 6 Maret 2013 | 20:39 WIB
Dibaca:
Komentar:

aditya
Pasangan nomor urut 5 Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (PaTen) mengajukan gugatan seputar hasil rekapitulasi suara Pilgub Jabar 2013. Rieke dalam jumpa pers di Mahkamah Konstitusi, Rabu (6/3/2013), bersama kuasa hukumnya Arteria Dahlan meminta MK mengabulkan permohonan yang tertera dalam petitum, yakni mendiskualifikasi pasangan Aher-Dedi. MK dimintanya juga langsung menyatakan pasangan Rieke-Teten sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Agus Purnomo mengatakan dana bantuan sosial Jawa Barat diberikan kepada semua partai politik, tidak hanya ke partainya. Pemberian dana itu pun, kata dia, tidak hanya jelang Pilgub Jawa Barat 2013.

"Saya sudah tanya pak Gubernur (Jawa Barat, Ahmad Heryawan), dana itu tidak jelang pilkada, semua partai dikasih. Jadi gubernur itu ada dana bansos yang dari departemennya saya lupa. Semua partai dikasih," kata Agus di Bakoel Koffie, Jakarta, Rabu (6/3/2013). Sebelumnya, dana bansos tersebut dipermasalahkan pasangan nomor urut 5 dalam pilkada Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (PaTen) karena dicurigai sebagai bagian dari politik uang.

Menurut Agus, dana bansos tersebut jelas penerima dan pelaksananya, ada penerima dari partai politik dan pelaksana hingga tingkat Sekretaris Menteri (Sesmen). Kalau PaTen menemukan kecurangan dana Bansos, kata anggota Komisi II DPR ini, lebih baik diadukan saja kepada pihak berwajib.

Agus pun mengatakan bila ada penyimpangan penggunaan dana bansos harus dibuktikan dengan unsur yang memenuhi persyaratan adanya kecurangan. "Money politics diadukan aja, itu buat kami evaluasi," tegas dia.

Sebelumnya, kuasa hukum PaTen Arteria Dahlan mengatakan Ahmad Heryawan atau Aher menggunakan jabatannya selaku Gubernur Jawa Barat memanfaatkan bansos untuk pemenangannya dalam Pilkada. Menurut Arteria, Aher memberikan dana bansos ke 26 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

Setiap desa, sebut Arteria, mendapat Bansos Rp 100 juta. Aher datang ke kepala desa yang berada di Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, Indramayu dan Garut. "Kami bisa buktikan bagaimana program pemerintah seperti bantuan sosial, bantuan desa, dan lain sebagainya digunakan untuk pemenangan Pak Aher. Kami punya dan akan buktikan. Kami juga akan buktikan adanya penggerakan aktif semua perangkat desa, kepala dinas, dan guru PGRI untuk memenangkan pasangan nomor 4," kata Arteria Dahlan di MK, Rabu (6/3/2013).

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Jabar Satu

Editor :
Palupi Annisa Auliani