« back to index

Lelang Jabatan, Camat Petahana Tak Merasa Tersaingi

KOMPAS. com/Indra Akuntono
Suasana sesaat sebelum uji kompetensi bidang dalam lelang jabatan dimulai, di SMAN 70, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan peserta tes online uji kompetensi bidang seleksi dan promosi terbuka jabatan atau biasa disebut lelang jabatan untuk camat, hari ini Minggu (28/4/2013) mengikuti tes online di delapan sekolah negeri di Ibu Kota. Tak hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI yang mengikuti tes tersebut, camat definitif (masih menjabat) pun ikut bersaing untuk mempertahankan posisi prestisius mereka.

Camat Tambora Isnawa Adji yang telah menjabat selama dua tahun memuji terobosan terbaru ini. Ia mengaku tak merasa tersaingi dengan peserta lainnya. "Kalau semuanya ditangani Gubernur, buat apa ada lurah dan camat? Seleksi terbuka ini sekaligus untuk mencari camat dan lurah yang berkualitas," kata Adji, saat dihubungi wartawan, di Jakarta.

Adji yang pernah memperoleh penghargaan sebagai camat DKI berprestasi tahun 2012 mengaku selalu siap menerima penugasan di lokasi manapun jika berdasarkan hasil tes. Pengabdian, katanya, tidak memandang tempat.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Kelapa Gading Jupan Royter. Jupan yang telah menjabat selama lima tahun mengaku tak merasa terancam dengan kebijakan seleksi terbuka itu. Sebaliknya, dia berpendapat, seleksi terbuka itu menjadi peluang PNS DKI untuk bersama-sama dapat merasakan bekerja di tingkat kelurahan dan kecamatan.

"Ini sangat positif dan membuka peluang yang sama bagi teman-teman lain yang belum berkecimpung di kelurahan dan kecamatan. Kita bisa uji kemampuan kita selama ini, kayak apa sih sebenarnya sekarang," kata Jupan.

Setelah mengikuti tes online uji kompetensi bidang, peserta yang lolos diwajibkan untuk mengikuti tes manajerial dan tes kesehatan. Nantinya hasil tes online akan diumumkan pada tanggal 2 Mei 2013 mendatang. Tes manajerial akan digelar selama lebih dari satu bulan yakni dari 6 Mei 2013 hingga 11 Juni 2013 mendatang. Tes akan dilakukan di dua tempat berbeda yakni di Balaikota DKI Jakarta dan Mabes Polri.

Sepuluh peserta terbaik akan dijaring untuk menjalani seleksi pengetahuan umum dan kepemimpinan. Lima orang yang lolos seleksi pengetahuan umum akan mengikuti seleksi visi dan misi. Mereka diwajibkan untuk menyiapkan makalah berisi visi-misi terhadap daerah yang akan dipimpinnya. Mereka juga akan melaksanakan tes psikologi, wawancara, dan uji publik. Hasilnya, tiga orang terbaik akan menjalani wawancara final dan satu orang akan menduduki jabatannya.

Editor : Hindra

Pesan Untuk Jokowi
+622141249xxx

Pak Jokowi Ahok agar punya pasukan besar brantas korupsi massive systemik. Dan memastikan kebijakan disiplin terlaksana dilapangan.

+628129930xxx

usul agar jalan layang bekasi kampung melayu diaktifkan lagi, utk mengurangi kemacetan di kali malang

+6282148515xxx

Untuk bp Jokowi hayati : dari rakyat, karena rakyat dan untuk rakyat . Baru bp jd presiden indonesia sejati .

Kirim pesan Anda untuk Jokowi
Ketik (160 karakter) : jokowi [spasi] [pesan]
Kirim : via sms ke 9858
Tarif : Rp.1000/sms (exclude PPn 10%)
 
Terpopuler Terkomentari
Galeri Foto
Video