KOMPAS.com Cetak ePaper Bola Entertainment Games Tekno Otomotif Female Health Properti Forum Kompasiana Images Mobile KompasKarier PasangIklan GramediaShop Urban Serpong

Sponsored By:

EKSPEDISI CITARUM
Sayur Berlimpah, Harga di Pacet Anjlok
Cornelius Helmy Herlambang | Latief | Minggu, 24 April 2011 | 14:17 WIB
|
Share:
RODERICK ADRIAN MOZES/KOMPAS IMAGES
Buruh tani memanen sayur kol di Desa Cibereum, Kecamatan Kertasari, Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/3/2011). Di kawasan itu, harga kol juga turun drastis dari Rp 3.000 per kilogram pada tiga bulan lalu, menjadi Rp 300 per kilogram.

BANDUNG, KOMPAS.com - Harga sayur-mayur di sentra sayur Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, anjlok. Penyebabnya adalah melimpahnya hasil panen petani Kabupaten Bandung dan Jawa Tengah di Pasar Induk Sayur di Jakarta, Bandung, dan Tangerang.

Pacet merupakan daerah sentra pertanian di hulu Sungai Citarum. Keberadaan lahan yang pasokannya dijamin aliran sungai Citarum membuat kawasan Pacet menjadi sentra pertanian sayur besar di Jawa Barat.

Olih (29), petani Pacet, mengatakan penurunan terbesar pada tanaman kol. Saat ini harga kol anjlok menjadi Rp 200 per kilogram dari Rp 4.000 per kilogram per kilo dalam sebulan terakhir. Akibatnya, ia kesulitan mengembalikan modal tanam Rp 600.000 karena hanya mampu menjual hasil panen Rp 480.000.

Hal yang sama dikatakan Oleh (45), petani lainnya. Ia mengalami kerugian sangat besar karena hanya mampu mendapatkan uang Rp 500.000 dari hasil panen satu ton bawang daun miliknya. Padahal, ia mengeluarkan modal tanam Rp 1,2 juta.

"Yang ada, kini kami hanya menimbun utang," kata Oleh.

 
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.